CERITA IS, IS. SI CANTIK DARI DARI GUA ASRAMA
“harga kerupuk ini berapa Mus?”
“is,
is…”
“kalau
kue ini berapa juga harganya?”
“is,
is…”
“is,
is, is, is, is, is itu berapa sih.”
Susah
ya ngomong sama makhluk alien, bicara Cuma isi, is doang, oh atau jangan-jangan
ini orang ISIS yang dikirim kesini. Aduh
capek deh, mikirnya macam-macam.
Aku
punya teman (itu juga kalau dia nganggep aku temannya sih, kalau gak yaudah
lah). Dia ini orangnya super antik banget, ya bedalah sama anak-anak
kebanyakan. Diajak ngomong ditanya apa, jawabnya apa. Agak kurang nyambung, ini
menurut aku aja sih. Ya berhubung kami bagai kartun Tom&Jerry gak ada
akurnya jadi mungkin kita sama-sama kurang sreg ketika berteman yang ada bawaan
emosi mulu. Benar-benar ini anak bikin aku greget banget.
Awalnya
pertama aku kenal dia, ketika aku mulai masuk kuliah dan tinggal dalam satu
asrama, tapi gak sekamar. Aku sudah mulai merasa kalau ini anak memang lain
sama anak kebanyakan, satu bulan, dua bulan dan bulan-bulan seterusnya emang
beda. Tuh kan benar pirasat aku selama ini. Kayaknya ada yang gak beres. Akhirnya
ketika kita ngomong kurang nyambung gitu, kaya percakapan tadi, ditanya ini itu
jawabnya apa, sumpah nyebelin banget, is, is, ISIS aja sekalian.
Dia
ini namanya Muslimah, untuk ukuran perempuan kayak aku sih, dia orangnya baik,
salah satu sifatnya yang paling aku suka, dia orangnya gak suka minta-minta
punya teman yang lain, (haha, gak kayak aku. Nyadar diri ini namanya). Diberi aja
kadang gak langsung dimakan, misalnya dikasih gorengan atau makanan apa ajalah
(ya iyalah gak mau makan, orang dikasihnya bekas. Haha) sumpah ini aku bohong. Gak
boleh sama teman kayak gitu, entar kualat. Bahkan baru-baru ini, dia sering banget
diomongnin sam anak-anak asrama, setiap kali kita ngumpul gak lepas dari
ngomonign yang nama is,is atau Muslimah. Sorry ya, Mus. Kita gak bermaksud
apa-apa. Tapi kita semua merasa setiap kamu bilang is, is kuping kita semua
berasa gak ada. Belum lagi melihat hal-hal konyol yang kamu lakukan, itu
sumpah, ngundang tawa dan saking asyiknya ketawa ini perut sampai sakit
menahan.


Komentar
Posting Komentar
💐tulisan yang baik dan benar adalah gambaran pribadi diri sendiri. apapun yang kita tulis di kolom ini, seperti itulah adanya kita. 😊💚