Catatan Anak Kampus Part 3ππ
Ternyata jadi seorang guru itu tidak semudah yang
dibayangkan, tanggung jawabnya besar. Apalagi kita harus menjalani profesi
sebagai pengajar memang harus benar-benar ikhlas. Dan yang diajar juga harus
ikhlas, biar pelaksanaan dalam sebuah pembelajar mudah. Apalagi setelah saya
kuliah dismester 5 ini, dimana seorang guru itu harus menerapkan etika dalam
ranah pendidikan.
Banyak sekali etika yang harus diimplemetasikan dalam
kehidupan seorang penggajar.
Jadi
guru itu tidak hanya Cuma sekedar memberikan materi, tapi juga menanamkan
akhlak agar tumbuh kembang seorang anak tersebut baik. Baik itu dilingkungan
keluarga, teman ataupun sosial tempat dimana ia di besarkan. Allah Karim,
sejauh ini tidak membayangkan, kalau menjadi seorang guru itu banyak sekali
tuntutannya. Apalagi nanti, kita dihadapkan dengan berbagai macam persoalan
yang ada di ranah pendidikan, dan itu artinya kita sebagai guru harus mampu
memberikan solusi jalan keluarnya.
Akhirnya,
yang awalnya sama sekali tidak kepikiran untuk menjadi seorang pendidik, maka
mulai sekarang memantaskan diri untuk menjadi seorang guru yang profesional.
Bagaimana
menjadi seorang guru yang profesional itu?
Jawabannya
memang mudah, tapi tak semudah yang bakal kita temui dilapangan nanti. Ini
sebuah tanggung jawab besar untuk bangsa. Mendidik genarasi bangsa yang
berakhluqul karimah, yang tidak menyimpang pada norma-norma agama ataupun UU.
Nah disinilah letak penting seorang pengajar memberikan arahan-arahan tentang
prilaku baik terhadap Tuhan, Manusia dan juga Alam. Menanamkan pendidikan
berkarakter yang akan menjadi genarasi terdidik dan juga menjadi pribadi hebat
untuk sebuah masa depan nanti.
Dulu, ketika saya menjadi murid SD. Saya murid paling
tertinggal diantara teman-teman yang lain. baik itu secara pemahaman tentang
pelajaran ataupun yang lainnya. Bahkan untuk mata pelajaran Matematika, saya
sering sekali mendapat nilai 0 (nol), paling tinggi mendapat skor nilai sampai
4 itupun juga untung-untungan. Saya tidak pernah tahu, kenapa setiap kali
belajar matematika saya sulit sekali memahami, padahal orang tua saya selalu
mengajarkan matematika dirumah. Menjadi guru les pribadi buat anak-anaknya. Dan
anehnya lagi, ketakutan dengan metematika sampai saya menjadi mahasiswa. Setiap
kali mendengar hitungan, saya selalu malas untuk belajar kalau bisa bahkan
tidak ada kata hitungan dalam hidup saya, tapi sayang, itu tidak bisa. Dan ini
sebenarnya penyakit aneh yang ke 14, tidak suka hitung-hitungan tapi kok suka
uang, bukankan uang, jelas sekali memerlukan matematika untuk menghitung. Kok
bisa ya?. Tidak suka matematika tapi suka uang.
Saya
miris sekali melihat guru yang cara mengajarnya seakan-akan bukan mengajar
(mendidik) manusia. Apalagi anak-anak. Ternyata menjadi guru itu harus ada
ilmunya, tidak asal mengajar (mendidik). Kalau kita tidak tahu ilmunya kita
tidak pernah mengerti menjadi seorang guru yang baik itu bagaimana. Sebenarnya
ini pelajaran berharga buat kita kedepannya, dari masalah diatas kita dapat
mengambil kesimpulan bahwa menjadi guru itu tidak asal. Yang kita didik itu
manusia, bukan binatang. Tidak sepantasnyalah kita suka marah-marah tidak jelas
kepada anak-anak didik hanya karena ia suka bermain saat jam pelajaran, karena
ia bosan dengan metode yang kita ajarkan. Kalau kita mau tenang dalam
memberikan pelajaran di hutan tempatnya. Tenang tho, tidak ada orangnya, lebih
mudah bukan?.
Semoga
kita tidak menjadi guru yang ditakuti oleh murid-murid kita nanti. Menjadi
penjara bagi anak-anak ketika kita menyampaikan metode yang bakal kita ajarkan.
Sebaliknya, kita harus mampu menjadi guru yang ditunggu-tunggu oleh mereka
karena cara mengajar kita menggembirakan, mampu memberi motivasi agar selalu
semangat dalam belajar ataupun maraih cita-cita nan mulia. Semoga cita-cita itu
ada disetiap sanubari kita, sebagai seorang pendidik. Dan kita harus lebih lagi
untuk selalu belajar, belajar dan belajar tanpa mengenal batas.
Semoga
impian itu terwujud.
*pejuang
calon-calon guru.
**pejuang
mahasiswa untuk mencoba memahami pembuatan skripsi.
***sulit
mamen,,,



Komentar
Posting Komentar
πtulisan yang baik dan benar adalah gambaran pribadi diri sendiri. apapun yang kita tulis di kolom ini, seperti itulah adanya kita. ππ