Masa Muda...πŸ’ƒπŸ˜Š

“masa muda adalah masa yang menentukan,
dimana setiap perbuatan memang
harus di pertanggung jawabkan.”

Itu salah satu kutipan yang saya temukan di internet. Memang benar masa muda itu menyenangkan, tapi sayang Tuhan memberi masa itu hanya sebentar, sisanya kita akan menjalani kehidupan yang tidak akan pernah terulang lagi, seperti waktu dimasa muda dulu.
Saya, selalu teringat pesan Ayah saya “jangan pernah sia-siakan waktu masa muda mu, karena apa yang kamu lakukan hari ini akan berpengaruh besar pada kehidupan masa depan mu nanti, apa yang kamu tanam sekarang, itu juga yang nanti akan kamu tuai sebagai hasilnya”. Saya selalu memikirkan, apa yang saya cari dan apa yang ingin saya persembahkan buat orang tua. Selama ini saya merasa belum pernah benar-benar membuat beliau bangga terhadap apa yang saya lakukan, kalau begini-begini saja hidup saya tidak ada perubahan, terus bagaimana dengan masa depan?
Orang tua saya memang termasuk orang tua yang selalu memikirkan bahwa pendidikan itu penting, beliau tahu bahwa menjadi orang yang tidak berwawasan luas itu tidahlah mudah, selalu terbelakang dan ketinggalan zaman, apalagi sekarang pendidikan sudah maju dan berkembang, tak ada alasan lagi bagi orang tua untuk tidak memberikan pendidikan buat bekal masa depan apalagi untuk genarasi muda.
Tapi, tidak semua orang tua mampu menilai dengan kasat mata bahwa betapa pentingnya pendidikan untuk anak-anak mereka.  
Alhamdulillah..
Saya sangat bersyukur mempunyai orang tua yang begitu luar biasa memberikan hal-hal yang terbaik untuk anak-anak mereka.
Belajar, belajar dan kita akan terus selalu belajar. Entah dari manapun kita selalu menemukan pembelajaran, baik melalui sekolah, lingkungan atapun dari kehidupan itu sendiri. Apa yang tidak kita dapatkan disekolah maka nanti kita akan mendapatkan dikehidupan. Hanya saja tidak semua orang mampu untuk memahami setia fase kejadian. Masa bodoh dengan apa yang didapatkan, tak tahu jika suatu saat nanti justru pembelajaran yang sering kita anggap remehlah yang paling berharga dan akan muncul dipermukaan menjawab pertanyaan-pertanyaan yang tidak tersedia dibuku.
Setiap melewati tepat tanggal dimana sya dilahirkan, saya selalu bertanya-tanya pencapaian apa yang saya dapatkan selama ini, kebanggaan apa yang bisa saya banggakan dihadapan orang tua?.
Saya sebagai anak merasa malu, bahwa betapa bodohnya saya dibidang pendidikan tak ada prestasi yang bisa di torehkan, dan yang mampu saya andalkan. Hampir pertengahan kuliahpun belum terlihat tanda-tanda yang menandakan bahwa saya akan menjadi, ini dan itu.












Komentar

Postingan Populer