"AYA KAPAN PULANG?" πππ
“Aya kapan pulang?”
“Hah, kenapa emang?” (dengan muka bengong sambil mikir
dia kenapa nanya kapan pulang. Senyum-senyum pula).
“Ok, langsung intinya saja. Kamu bawa duit gak, kalau
bawa aku mau pinjam sebentar, kalau gak bawa aku cari pinjaman duit kelain
aja.”
“gak, gak bawa.” (masih aja sambil bengong, yang tadinya
senyum-senyum, eh taunya Cuma nanyain bawa duit apa gak.
Huh,,dikira...olala..ya udah kali ya, aku terlalu ge-er diawal, dikira dia mau
kerumah buat silaturahmi, eh taunya. Cuma gitu doang. Plis,,, Aya. Jangan mikir
macam-macam, entar sakit hati, diapotik gak ada yang jual obatnya, susah pula
nyarinya kalaupun ada.)
***
Dia satu semester dengan saya. Ok.
Dia tipe orang yang sederhana, saya juga gak tahu kenapa
saya mengaguminya. Menurut saya, dia beda dari teman laki-laki yang pernah saya
kenal. Dia ramah, gak banyak bicara, dan menyenangkan. Itu alasan dibalik,
kenapa saya senyum-senyum saat dia tanya kapan saya pulang?.
Hiks,,, ternyata saya salah mengartikan. Oalah... Aya,
Aya.
***


Komentar
Posting Komentar
πtulisan yang baik dan benar adalah gambaran pribadi diri sendiri. apapun yang kita tulis di kolom ini, seperti itulah adanya kita. ππ