Dia Lagi
Aku semakin mengagumi faridi. Selalu.
Dia tipikal laki-laki yang sholeh dan aku suka itu. Dia
juga bisa membuat aku tersenyum dan bahagia, meskipun hanya sebatas
mendengarnya berbicara ataupun bergurau. Dia adalah laki-laki yang aku nantikan
selama ini.
Aku takut, takut bakal tersakiti lagi. takut bakal ada
lagi hati yang terluka. Takut pada tidak adanya kesempatan untuk memiliki.
Faridi.
Tulisan ini, adalah gambaran bahwa selama ini aku
mengagumi mu. Semenjak kita bertemu. Ratusan detik yang lalu aku tak bosan
mengingat mu, kelakuan mu dan juga wajah indh mu itu.
Aku sadar, sebenarnya tak pantas banget aku bisa
mencintai mu sedemikian ini. coba bayangkan perempuan yang teramat biasa,
sederhana dan apa adanya bisa dekat dengan mu. Mungkin itu suatu
keburungtungan. Dan itu hanya menurut ku saja. Menurut kamu?. Aku tak ada
apa-apanya di mata mu, tidak lebih tidak kurang hanya sebatas teman. Selain itu
mustahil.
Seharusnya aku ngaca dulu sebelum nulis tentang kamu
Faridi. Tapi aku lupa, kalau sudah jatuh cinta jangankan mengaca, tidur saja
susah. Bagaimana bisa untuk memperhatikan diri. Memang benar, kata mereka yang
berbicara soal cinta, bahwa cinta itu tidak rasional. Cinta itu mampu
mengalahkan segalanya, tapi tidak jarang melumpuhkan para pemainnya. Cinta,
cinta.
Kamu mempunyai kombinasi yang selama ini aku cari. Kamu
itu smart, humoris, menarik, dan itu lho, senyum mu itu lho yang tidak bisa
aku lupakan.
Kamu mungkin mengira, aku orang gila. Menulis tentang
kamu tidak bilang-bilang. Tapi, hei bukan aku tidak ingin bilang tentang ini,
tapi aku menjaga perasaan mu, supaya kamu jangan malu, jangan merasa rendah
diri karena ternyata ada seorang perempuan yang amat buruk rupa malah diam-diam
megagumi mu. Manaruh hati sejak awal bertemu.
Fairidi. Ketika aku suka dengan seseorang. Aku hanya
mampu melukiskan kebahagian ku lewat kata-kata. Lewat huruf-huruf yang
terbingkai indah. Aku bukan perempuan cantik, menarik, smart, putih
apalagi cerdas. Sekali lagi aku katakan bahwa aku hanya perempuan biasa yang
mencintai seseorag yang begitu “luar biasa” menurut pandangan ku.


Komentar
Posting Komentar
๐tulisan yang baik dan benar adalah gambaran pribadi diri sendiri. apapun yang kita tulis di kolom ini, seperti itulah adanya kita. ๐๐