Ingin Mengakhiri Rutinitas Menbosankan


Aku mau cepat-cepat selesai dari sekolahan itu. Aku tidak betah berlama-lama disana. bukan tempatnya yang tidak bagus, ataupun orang-orang disana tidak ramah. Bukan itu alasannya. Tapi ada sesuatu, bukan sesuatu sih tapi orang di sana yang tidak aku sukai, bukan semuanya, tapi beberapa orang. Aku terkadang makin tambah benci karena orang tersebut selalu ingin dekat-dekat dengan ku.

Entahlah.....

Entah aku yang ke ge-eran, atau aku terlalu pede untuk bilang itu semua bahwa dia sedang mengincar aku. Kalian tahu siapa yang aku maksud. Siapa lagi kalau bukan guru pamong ku sendiri.

Baiklah, aku mau cerita sedikit tentang dia.

Dia itu guru salah satu pemegang mata pelajaran SKI, dan paling aku tambah tidak suka dengannya adalah dia itu d-u-d-a. Dengan statusnya yang seperti itu membuat aku trauma untuk dekat-dekat, meskipun hanya menyapa.

Aku benar-benar pusing untuk masalah ini. aku tak tahu harus bercerita kesiapa tentang guru pamong ini. semakin aku menyangkal dia baik-baik saja, naluri ku semakin tak terima. Dia aneh, dan aku tak ingin prilaku aneh ku juga semakin tambah aneh dan semaraut. 

Benci, haruskah aku puya prilaku seburuk itu. Aku sekarang sudah menjadi pendidik. Tentunya, bukan prilaku seperti itu yang aku tampilkan di hadapan murid-murid ku. Aku tak ingin mereka melihat tingkah ku semakin kacau. Aku tak ingin melihat guratan kekecewaan di wajah mereka. Aku tak ingin membuat sesuatu di hati mereka yang akan menyimpan kenangan tidak baik. Tentang diri ku.

Baiklah, akan aku pikirkan cara itu.

Dia baik, tapi aku tidak menyukai kebaikan yang dia tampilkan di hadapan ku, teman-teman ku dan semua orang. Apakah ini berarti aku akan....No..No..No..please menjauhlah pikiran negatif. Jangan hinggap. Jangan membuat aku semakin bingung.
Ini nih, yang namanya hal yang tidak perlu aku pikirkan justru aku pikirkan. Pikiran seperti ini hanya membuang-buang  waktu saja.

Tapi satu hal yang membuat aku menang darinya. Apa itu....? (rahasia)

Kata anak-anak, dia kalau menjelaskan materi suka kurang jelas. Padahalkan sudah 16 tahun jadi guru. Seharusnya berpengalaman banget dalam mengajar meskipun tidak kuliah. Beda dong dengan aku yang hanya baru memulai dalam mengajar. Apalagi, yang aku ajari tak tanggung-tanggung. Mts lho. Itukan bukan anak SD umur 7, 8, 9 dan 12 tahun. Itu anak-anak yang sudah paham, kalau pelajarannya kurang jelas mereka akan bertanya lagi dan bisa mengacaukan semuanya. Dasar anak-anak pengacau.



Komentar

Postingan Populer