Pesan Berhikmah dari Para Ulama
“Uang itu laksana kalajengking.
Jika tidak bisa mewaspadainya, janganlah engkau
mengambilnya.
Sebab, jika ia
sampai menyengat mu, racunnya bisa membunuhmu.”
(Yahya bin Mu’adz)
"Perkataan itu seperti obat: kalau sedikit di
ucapkan, ia memberi manfaat.
Tetapi kalau terlalu banyak di ucapkan, ia akan
membunuhmu.”
(Amru Al-Ash)
“Malu dan iman itu bagaikan satu pasang.
Apabila salah satunya hilang, yang lainpun akan hilang.”
(Abdullah bin Umar)
“kebaikan sebesar debu dari orang yang bertakwa dan
yakin,
Lebih berat timbangannya dan lebih baik nilainya.
Daripada ibadahnya
Orang-orang yang menipu dirinya walaupun sebesar gunung.”
(Abu Darda)
“gantunglah cita-citamu di tempat yang tinggi agar ia
tidak bisa
Di musnahkan orang lain. cita-cita itu adalah sumber
kekuatan, perjuangan
Lahir dan batin yang tiada terhingga.”
(Abu Hanifah)
“Kalau bukan karena kesulitan,
Semua orang bisa jadi pahlawan.”
(Al-Mutanabbi)
“engkau dilahirkan dengan memiliki sepasang sayap,
Tapi mengapa engkau lebih suka menjalani hidup dengan
merangkak?”
(Jalaludin Rumi)
“tidaklah musibah itu turun, kecuali akibat dosa.
Dan, tidaklah ia bisa di angkat kecuali dengan tobat.”
(Ali bin Abi Thalib)
“dunia adalah perputaran, harta adalah kebinasaan,
Orang-orang sebelum kita adalah cerminan bagi kita,
Sedangkan kita adalah pelajaran bagi orang-orang setelah
kita.”
(Yahya Al-Barmaky)
“cobalah jauhi kemegahan karena itu akan mengejar dirimu.
Carilah kematian, maka kehidupan yang akan di berikan
kepadamu.”
(Abu Bakar Ash-Shiddiq)
“sesungguhnya, sebaik-baik penguasa adalah yang mencintai
ulama, dan seburuk-buruk ulama adalah yang mencintai penguasa.”
(Imam Al-Zuhri)
“tuntutlah ilmu dengan tujuan mengamlkannya.
Bertanyalah kepada yang tahu apa yang engkau tidak tahu.
Namun, jangan bertanya untuk menguji.
Hindarilah dari berfatwa sebagaimana engkau menghindar
dari singa.
Apakah engkau ingin batang lehermu menjadi jembatan
Yang akan di lalui orang menuju neraka.”
(Ja’far Ash-Shadiq)
“hati-hatilah kalian dengan kekeliruan seorang ‘alim.
Sebab, setan bisa saja mengatakan kesesatan melalui lisan
seorang ‘alim.
Sementara di sisi lain, bisa saja orang munafik
mengatakan kebenaran.
Maka, ambillah kebenaran itu dari mana saja datangnya
Karena dalam kebenaran terdapat cahaya.”
(Muadz bin Jabal)
“tidak da kebaikan bagi pembicaraan, kecuali dengan
amalan.
Tidak ada kebaikan bagi harta, kecuali dengan
kedermawanan.
Tidak ada kebaikan bagi sahabat, kecuali dengan
kesetiaan.
Tidak ada kebaikan bagi sedekah , kecuali niat ikhas.
Tidak ada kebaikan bagi kehidupan, kecuali kesehatan dan
keamanan.”
(Al-Ahnaf bin Qais)
“orang-orang yang suka berkata jujur memndapatkan tiga
hal:
Kepercayaan, cinta, dan rasa hormat.”
(Ali bin Abi Thalib)
*Pesan Berhikmah dari Para Ulama yang di Kutip dari Buku karangan Sulaiman Abdurrahim.


Komentar
Posting Komentar
💐tulisan yang baik dan benar adalah gambaran pribadi diri sendiri. apapun yang kita tulis di kolom ini, seperti itulah adanya kita. 😊💚