cat!
Selalu ada hal
lucu yang pernah kita temui di hidup ini. terlalu konyol malah untuk dingat dan
di lupakan. Misalnya, aku pernah ke injak tai kucing dan OMG itu bau banget.
Sumpah. Mau muntah. Tapi aku gak ngerti sama orang yang bilang kalau ‘ saat
lagi jatuh cinta tai kucing pun rasa coklat’
itu gimana sih, kok bisa separah itu. Tai kucing bisa kayak coklat. Come
on guys, tai kucing ya tai kucing. Coklat ya coklat. Janganlah kau sama-samakan
tai kucing dengan coklat. Itu gak rasional banget!
Hidup di lingkunagn
asrama yang selalu di kelilingi dengan kucing, otomatis serba-serbi kucing di
mana-mana mulai dari bulunya yang berterbangan kesana kemari, baby-baby kucing
yang tak pernah diam, suka mencuri ikan, dan paling membuat aku kesal, iya itu.
[TAI] nya. Apalagi kalau hujan, basah, becek, bau. Arghhh... selalu
bikin emosi berapi-api.
Padahal kalau
mengingat sejarah dan mundur kebelakang beberapa abad yang lalu, ada sahabat
Nabi tercinta, saking sukanya dengan kucing digelari dengan sebutan Abu
Khurairah,artinya bapaknya kucing. Pasti Abu Khurairah sangat suka dengan kucing,
sampai-sampai orang lebih tahu dirinya dengan sebutan Abu Khurairah ketimbang
nama aslinya. Jujur sih, aku aja sekarang lupa siapa nama lengkap Abu
Khurairah. Padahal,,,ehmm aku calon guru. Jadi malu, sejarah saja banyak yang
diupakan. Dulu ingat. Dulu!
Lupakan kucing!
Btw, aku
sekarang punya HP baru lho. Gak mahal sih, gak selevel dengan i phone, tapi
mirip-mirip dikit. Gak papalah. Padahal waktu jaman sekolah dulu, cita-citanya
pengen banget punya i phone, tapi untuk saat ini belum bisa membeli, karena
kendalanya adalah uang. Punya hp baru juga, belinya masih dari uang orang tua.
Boro-boro mau i phone, itukan harganya selangit. Biasanya Bunda ku selalu
bilang, nanti kalau udah punya suami. Atau punya uang sendiri yang berlebihan,
kamu bisa beli hp yang mahal. Bunda Cuma bisa belikan itu saja. Itusih,
biasanya yang selalu Bunda katakan. Tapi, Alhamdulillah. Terimakasih Bunda
untuk hp barunya. Padahal aku tahu, bunda dengan rela melepaskan tabungan
bunda, demi aku dan adik. Demi hp baru.
22 tahun, aku
masih belum mandiri, masih kocar-kacir dalam hal bertanggung jawab, Masih nol
persen dalam berpenghasilan, dan masih labil dalam bersikap. Tapi, orang yang
selalu membuat aku nyaman, mampu menerima aku apa adanya, adalam bunda. Bunda
orang yang nomor satu dalam hidup ku, bunda yang siap berkorban dan berjuang
demi ku dan saudara-saudaraku. Malahan, bunda yang seakan-akan menjadi tulang
punggung keluarga. Hampir, sepuluh tahun pisah dari orang tua, dan makin jarang
pulang kerumah juga membuat ku jarang banget bantu-bantu bunda.
Bunda, i love
you more. Bunda, saat ini, keinginan bunda Cuma mau lihat aku bahagia, dan
bunda kepengen bangetkan melihat aku bersanding dengan seseorang dipelaminan.
Doakan bunda biar aku cepat nikah. Biar gak dibalap sama adik-adik yang masih
unyu-unyu.
Bunda,
terimakasih yang tak terhingga untuk setiap detik doa, kasih sayang dan
kebahagiannya.


Komentar
Posting Komentar
๐tulisan yang baik dan benar adalah gambaran pribadi diri sendiri. apapun yang kita tulis di kolom ini, seperti itulah adanya kita. ๐๐