hidup kadang kayak Film.


Kisah Ayat-ayat cinta membuat ku memahami arti “berbagi” tentang perasaan. Arti sabar dalam penantian dan arti cinta yang tak harus memiliki. Fahri, sosok lelaki yang aku kagumi di kisah itu. Sosok yang membuat ku tak tenang bila tak membayangkannya. Sosok yang bisa menghipnotis dunia ku berhenti ketika mengenangnya.

Di dunia ini memang banyak orang bernama Fahri, tapi hanya sedikit yang punya kepribadian sosok Fahri di ayat-ayat cinta. Lelaki sholeh yang begitu tak tega menyakiti hati perempuan, lelaki yang begitu taat dengan agama yang di anutnya, lelaki yang begitu cinta akan Tuhan dan Rasulnya, lelaki yang begitu setia dengan satu perempuan yang amat begitu di hormatinya, lelaki dengan segala ketakwaanya yang juga bisa membuat perempuan rela meski untuk jadi yang kedua sebagai perempuan terhormat dalam hidupnya.

Ribuan hari sudah tak terhitung lagi aku mengingat sosok Fahri dalam kisah itu, sudah banyak di sekitar ku Fahri yang ku temui, tapi bukankah sudah ku katakan bahwa tak ada satupun sosok yang mirip dengan kisah itu.

Aku mungkin harus membuka mata, melihat dengan nyata, bahwa hidupku bukan pada kisah cinta yang romantis, di lalui dengan lika liku penuh drama dan di akhiri kisah pada yang bahagia.  

Komentar

Postingan Populer