ketika gak siap, ada. ketika sudah siap, gak ada.


Galau itu ketika kita belum siap nikah di suruh nikah. Dan galau itu lagi, ketika waktunya sudah siap untuk nikah, eh malah calonnya yang gak ada.

Gimana dong.

Kebelat nikah itu gak bisa disamain sama kebelat pipis. Kalau kebelat pipis, dibawa pipis aja selesai masalah. Lha kalau kebelat nikah, dibawa nikah aja, justru semakin banyak masalah. Apalagi, yang Cuma modal cinta sama kata-kata gombal aja. Bueeh,,, gak mungkin selesai tuh.

Oke, ini tahun 2017. Dan tahun ini rupanya, banyak yang gagal kawin. Bukan karena apa-apa. Tapi karena calon yang ditunggu memang tak ada.

Mau nunggu siapa?. Mau nunggu lebaran monyet. Belum tentu ada lebaran monyet. Yang jelas-jelas lebaran dalam setahun dua kali aja, sudah terlewati. Nunggu lebaran kapan?. Haha...

Aduh, makin pusing kepala.

Teteh-teteh di kampung pada rempong, nanyain kapan ini, kapan itu?. Kenapa gak ini, kenapa gak itu?. Pusing mau jawab apa.

Gini ya rasanya, kalau telat menikah. Sementara umur makin kendor, bukan Cuma umur doang yang kendor, keriput juga mulai terlihat disana-sini. Makin malu, sama anak muda yang sudah gendong anak kemana-kemana. Sementara [kita], Cuma bisa bengong, mikir panjang, kapan seperti itu?
Jomblo itu nasib, dan single itu pilihan. Apa bedanya. Sama-sama sendiri dan sama-sama merasa sepi.

Udah bosan meluk guling mulu, udah bosan tidur sendiri. Udah bosan, gak ada yang nanyain kapan makan, sudah tidur apa belum. Dari semua kebosanan itu, bosan hidup sendiri. Itu pada intinya.

Raisya sama Hamish Daud, waktu pertunangan sama pernikahannya dijadikan sebagai patah hati nasional jilid 1 dan jilid 2. Kalau kita yang pada kawin, rumput aja malas buat bergoyang. Boro-boro ada yang patah hati, orang gak ada yang peduli. Huhuhu...

Emang sih, usia muda itu masa-masa emas. Yang parah itu udah gak muda, gak ada emasnya lagi. ah, ini ngomong apa lagi.

sakit hati, melihat yang muda udah kawin, dan pada gendong anak. hikss...

Komentar

Postingan Populer