MAHASISWA AKHIR
![]() |
| sumber foto: https://www.pexels.com/photo/achievement-cap-celebration-ceremony-262485/ |
Menunggu itu menyebalkan. Apalagi
menunggu sesuatu yang belum pasti.
Mahasiswa akhir. Selalu identik
dengan kesibukan, kegalauan, kemiskinan dan keterpurukan intelektual. Tak selamanya
menjadi mahasiswa membanggakan. Tak selamanya menjadi mahasiswa merasa paling
segalanya punya pengetahuan. Jika sudah menjadi mahasiswa tingkat akhir
kebanggaan itu semua akan rontok. Kok bisa. Bisa saja. Tengoklah sendiri.
Teman-teman saya yang suka
berkoar-koar di depan kelas ternyata yang paling bingung menyelesaikan tugas
akhir kuliah. Teman-teman saya yang biasanya semangat 45 mendebat dosen
ternyata tak pernah lagi kedengaran suaranya. Hilang, bagai lenyap di telan
bumi.
Pusing, Sudah tentu. Jangan tanya! Sudah tak terhitung lagi. Saking seringnnya. Diam saja pusing padahal tak ada
yang dikerjakan. Lebih mudah sensitif. Lebih mudah tersulut api emosi.
Ini baru menjadi mahasiswa S1
bagaimana dengan S2 dan S3 pasti lebih amazing
lagi.
Simpelnya begini saja. Sesuatu itu
kalau kita mikirnya mudah meskipun kenyataanya memang sulit, pasti akan tetap
di mudahkan. Kalau dari awal saja kita mikirnya sulit. Pasti menjalani kedepannya
sulit juga. Makanya menjadi mahasiswa
akhir dibutuhkan semangat yang ekstra.
Banyak senior saya di kampus gak
lulus-lulus gara-gara bingung bagaimana membuat skripsi. Apalagi kalau dosen
pembimbing yang bersangkutan super duper ribet (sulit). Pasti jalan yang harus
di lewati memerlukan pengorbanan dan perjuangan yang juga harus lebih ekstra.
Semangat adalah kekuatan yang tak
boleh dilupakan. Berdoa, ikhtiar, serta tawakkal juga hal yang paling penting
untuk di lakukan.
Karena,
Salah seorang dosen pernah mengatakan
bahwa, apapun yang terjadi pada kita, cara yang harus kita tempuh adalah dengan
melewatinya. Bukan mundu,r tapi tetap harus maju kedepan. Karena masa depan
kita itu sesuai dengan seberapa besar kita berkorban dan memperjuangkannya.
Banyak manusia ingin sukses tapi
malas untuk berproses. Manusia lupa bahwa menuju sukses itu tidak di lalui
dengan kemudahan melainkan usaha, kerja keras, dan doa yang tiada henti
dipanjatkan.
#sokbijak
Alhamdulillah. Meskipun tidak pernah
punya riwayat berprestasi di sekolah ataupun waktu kuliah. tapi saya juga tidak
bodoh-bodoh amat. Buktinya tugas akhir kuliah bisa tho saya mengerjakan.
Meskipun sering tidak sesuai aturan dan kaidah.
Yang terpenting dalam hidup ini. Kita
bermanfaat untuk sesama. Lebih-lebih lagi, kita harus punya rasa empati,
toleransi, kasih sayang karena justru nilai-nilai inilah sekarang yang mulai
pudar di tengah-tengah masyarakat kita. (nyambung gak sih?)
Untuk teman-teman saya yang lagi
memperjuangkan proposalnya. Semoga di berikan kemudahan.
Dan pada akhirnya. Semoga kita lulus
barsama. Kita masuk kuliah di tahun yang sama, berjuang bersama, sedih, bahagia
dilalui bersama dan luluspun juga harus tahun yang sama pula. Jangan sampai
kebersamaan kita selama empat tahun kocar-kacir gara-gara yang satu bingung
proposal.yang satunya tidak tahu harus berbuat apa.


Komentar
Posting Komentar
💐tulisan yang baik dan benar adalah gambaran pribadi diri sendiri. apapun yang kita tulis di kolom ini, seperti itulah adanya kita. 😊💚